Sudah melakukan berbagai cara, namun masalah yang sama kadang muncul berulang. Lagi dan lagi. Apakah Anda juga pernah menghadapinya? Terkadang, disaat Anda telah merasa semua sudah berjalan dengan benar, ada saja hal-hal yang membuat bisnis Anda terasa goyang. Manusiawi rasanya, jika ada satu dua masalah yang menerpa Anda dan bisnis Anda.

sumber: pravapacijenata.hr

Lalu, sikap apa yang harus disiapkan saat masalah tersebut datang? Yuk, baca artikel ini hingga selesai! Mungkin Anda salah satu orang yang mengalaminya.

 

Konsultan adalah lembaga atau perusahaan yang memiliki seorang atau lebih tenaga profesional yang memiliki keahlian dalam melihat kondisi suatu usaha atau bisnis dan bisa memberikan nasihat berupa solusi untuk setiap masalah yang ada. Nah, penasaran bagaimana cara mengatasi kesulitan dalam bisnis ala konsultan? Yuk, intip tips berikut!

sumber : 1.bp.blogspot.com

Tips Mengatasi Kesulitan Dalam Bisnis ala Konsultan :

 

  1. Pahami Manajemen Bisnis

    Perusahaan konsultan biasanya akan mempelajari terlebih dahulu tentang bagaimana manajemen bisns yang Anda kelola. Mulai dari  proses pengerjaan, pengelolaan sampai dengan bagaimana cara Anda dalam mencapai suatu tujuan bisnis.Adapun komponen-komponen yang temasuk dalam manajemen bisnis itu sendiri, yakni manajemen finance atau keuangan, manajemen marketing atau pemasaran, manajemen produksi, manajemen distribusi, dan manajemen SDM.Kelima komponen tersebut mesti dipahami dengan baik, agar mampu melihat bagaimana kondisi bisnis Anda sesungguhnya. Komponen tersebut bersifat sangat kompleks sehingga masing-masing kondisi komponen akan mempengaruhi komponen yang lainnya.

    Bisnis dalam skala apapun, dari skala kecil hingga skala besar tak akan luput dari lima komponen manajemen bisnis tersebut. Oleh sebab itu, Anda wajib memahami bagaimana manajemen bisnis Anda itu sendiri.

  2. Identifikasi Masalahsumber : sosiologis.com

    Setelah Anda memahami dengan baik bagaimana manajemen bisnis Anda. Anda tentu dapat melihat apa saja kelebihan dan kekurangan yang Anda miliki. Lebih jauh dari itu, Anda pun nantinya akan mampu menemukan beberapa masalah yang mungkin saja sedang Anda hadapi, akan tetapi tidak Anda rasakan. Oleh sebab itu, mulailah untuk mengidentifikasi masalah-masalah tersebut sesuai dengan komponennya. Buatlah seperti point-point.

  3. Kelompokkan Manajamen Masalah

    sumber : encrypted-tbn0.gstatic.com

    Pengelompokkan ini adalah lanjutan point sebelumnya dimana lebih dipertajam kembali dengan menggunakan manajamen masalah. Bagaimana bentuk manajemen masalah?

    Manajemen masalah bisa dilakukan dengan melakukan analisis akar masalah, yakni dengan menentukan permasalahannya, menentukan alasan permasalahan, menentukan kondisi penyebab munculnya permasalahan itu, menyusun solusi, menerapkan solusi, dan mengevaluasi keberhasilan solusi.

    Kerjakan secara runtut masing-masing point dari akar masalah tersebut. Anda akan mendapatkan informasi yang cukup detail tentang permasalahan apa saja yang sebenarnya sedang dihadapi binsis Anda.

  4. Buat Daftar Risk Management

    sumber : www.centranum.com


    Risk Management atau yang biasa dikenal dengan manajemen resiko merupakan salah satu cara yang digunakan untuk menghadapi suatu masalah di kemudian hari. Sama seperti membuat daftar masalah pada point sebelumnya, manajemen resiko juga harus melakukan pendataan berkenaan dengan pengindetifikasian, memantau dan pengelolaan terhadap risiko yang bersifat potensial . Tujuannya ialah untuk meminimalkan dampak negatif yang mungkin ditimbulkannya di kemudian hari.

    Selain itu, manajemen resiko mempunyai kapasitas untuk menerapkan ukuran-ukuran yang kemudia dipetakan dalam berbagai bentuk permasalahan yang ada dengan menempatkan berbagai pendekatan manajemen secara komperhensif dan sistematis.

     

  5. Taking Action, Review and Monitor

    sumber : www.dreamstime.com


    Langkah terakhir yang bisa dilakukan setelah melakukan berbagai proses di atas ialah mulai menerapkan langkah-langkah sesuai dengan hasil dari analisis yang telah dilaksanakan. Buat ceklis untuk memudahkan pekerjaan dan sebagai cross cek mana yang telah dilaksanakan dan mana yang belum.

    Setelah itu, lakukan review atau tinjau ulang selang beberapa waktu. Pantau dan terus monitor perkembangan yang terjadi dalam manajemen bisnis Anda.

 

Demkianlah langkah-langkah dan tips yang bisa Anda lakukan agar mampu menghadapi kesulitan dalam bisnsi Anda.

Baca Juga  Peranan Studi Kelayakan Bisnis Dalam langkah Awal Membangun Sebuah Usaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Privacy Settings
We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
Youtube
Consent to display content from Youtube
Vimeo
Consent to display content from Vimeo
Google Maps
Consent to display content from Google
Spotify
Consent to display content from Spotify
Sound Cloud
Consent to display content from Sound
Grapadi Live Chat
Send via WhatsApp