Studi kelayakan barangkali sudah tak asing di telinga Anda. Ya, apalagi jika Anda merupakan salah satu aktivis yang berkecimpung dalam dunia perdagangan atau sedang terlibat dalam salah satu proyek. Studi kelayakan tentu saja menjadi satu hal yang sangat penting yang bisa menentukan arah dan tujuan kegiatan tersebut berlangsung.

Seberapa Penting Aspek Pasar dan Pemasaran dalam Studi Kelayakan?

Studi kelayakan sering dikaitkan dengan hidup dan mati sebuah usaha. Hal ini kerap menjadi satu pemikiran yang salah, loh. Sebab studi kelayakan pada hakikatnya adalah sebuah kegiatan dimana dilakukannya beberapa penelitian untuk menentukan apakah proyek atau usaha yang Anda perjuangkan layak atau tidak layak. Kriteria layak atau tidak layak, tentu saja kerap berbanding lurus dengan pendapatan. Jika layak, maka keuntungan akan merapat. Begitupun sebaliknya, jika tidak layak maka bersiaplah untuk merugi.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwasannya studi kelayakan bisa menjadi acuan bagi Anda untuk menurunkan tingkat resiko pada kerugian. Dengan melakukan studi kelayakan, maka akan ada ‘warning’  pada usaha Anda tersebut. Bagaimana mendapatkan ‘warning‘ tersebut? Baiklah, untuk membahas hal tersebut, silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

Pada umumnya, studi kelayakan dibagi menjadi dua bentuk yakni :

  1. First Step,
    Studi kelayakan menjadi langkah awal sebelum Anda memutuskan untuk melakukan sebuah proyek atau menjalankan sebuah usaha. Tujuannya ialah menilai seberapa layak persiapan yang telah Anda lakukan sebelum proyek atau usaha tersebut dilaksanakan. Studi kelayakan juga bisa dijadikan pedoman Anda dalam menghadapi beberapa masalah yang kemungkinan akan terjadi pada saat proyek atau usaha tersebut telah dilaksanakan nantinya.
  2. Last Step,
    Studi kelayakan menjadi langkah akhir sebelum Anda memutuskan untuk mengakhiri sebuah proyek atau usaha yang telah Anda rintis sebelumnya. Pada step ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang awalnya tidak memahami arti penting studi kelayakan pada usahanya tersebut. Sehingga ia tidak memiliki kemampuan untuk mencegah kerugian terjadi. Nah, studi kelayakan menjadi langkah akhir, dimana akan dilakukan beberapa kegiatan observasi untuk meneliti titik awal permasalahan yang terjadi pada bisnis Anda.
Baca Juga  Begini Cara Studi Kelayakan Mengamankan Bisnismu

Pada umumnya, baik pada first step maupun last step, studi kelayakan akan cenderung menitik beratkan permasalahan awal pada aspek pasar dan pemasaran.  Berikut adalah gambaran mengenai hal tersebut.

Seberapa Penting Aspek Pasar dan Pemasaran dalam Studi Kelayakan?

Dari skema di atas sudah bisa menjawab pertanyaan Anda, bukan? Seberapa penting aspek pasar dan pemasaran pada studi kelayakan? Ya, penting banget! Setidaknya ada beberapa point yang harus bisa Anda jelaskan mengenai aspek tersebut, yakni.

  1. Menjelaskan mengenai posisi Anda saat ini, seperti latar belakang dari usaha tersebut, kekuatan dan kelemahan usaha, kondisi pesaing dan peluang yang memungkinkan, serta hambatan apa saja yang diperkirakan bisa terjadi.
  2. Menentukan arah, tujuan, dan sasaran dari pemasaran produk yang nantinya akan Anda tawarkan tersebut. Apakah arahnya untuk semua kalangan atau hanya kalangan tertentu saja? Apakah tujuannya untuk komersil atau non-komersil?

Jika point-point tersebut sudah dapat Anda tentukan, maka buatlah konsep lebih mendalam dan terperinci agar bisa dinyatakan layak dalam proses pengerjaan studi kelayakan bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Privacy Settings
We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
Youtube
Consent to display content from Youtube
Vimeo
Consent to display content from Vimeo
Google Maps
Consent to display content from Google
Spotify
Consent to display content from Spotify
Sound Cloud
Consent to display content from Sound
Grapadi Live Chat
Send via WhatsApp