Kesadaran berwirausaha di Indonesia saat ini semakin meningkat. Hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya usaha yang muncul baik Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM, start up hingga perusahaan besar. Jika Anda juga tertarik untuk menjalankan sebuah bisnis, terdapat beberapa tahapan yang perlu diketahui yaitu merencanakan ide bisnis, melakukan studi kelayakan bisnis, melakukan perencanaan bisnis dan lainnya.

Studi kelayakan bisnis dilakukan untuk mengetahui apakah bisnis tersebut layak untuk Anda jalankan atau tidak. Tentunya studi kelayakan ini dilakukan sebelum usaha Anda tersebut benar-benar dijalankan atau masih dalam tahap perencanaan. Dengan demikian, Anda mampu mengambil keputusan terbaik untuk bisnis tersebut.

sumber : uangonline.com

Aspek studi kelayakan ada beberapa jenis yaitu aspek hukum, aspek pasar dan pemasaran, aspek sumberdaya manusia dan manajemen, aspek teknik dan tekonolgi, aspek keuangan dan aspek linkungan. Aspek lingkungan menjadi salah satu aspek yang penting untuk diperhatikan. Apabila Anda tidak memilih lingkungan yang tepat, bisa jadi usaha tersebut tidak dapat berjalan secara maksimal serta memberi keuntungan kecil. Maka dari itu, penting bagi Anda memilikirka mengenai aspek lingkungan sebelum memulai bisnis.

Aspek Lingkungan pada studi kelayakan bisnis

sumber : grid.id

Dalam kegiatan bisnis, sudah pasti melibatkan berbagai pihak dengan kepentingannya masing-masing. Mulai dari pihak investor, bank yang memberikan kredit serta pemerintah sebagai pemberi fasilitas serta tata peraturan hukum. Investor memiliki kepentingan untuk mengetahui seberapa banyak keuntungan yang dapat diperoleh dari investasi yang diberikan, bank pemberi kredit memiliki kepentingan untuk mengetahui kelancaran pengembalian uang, sedangkan pemerintah melihat dari manfaat yang diberikan bisnis tersebut secara makro untuk perekonomian serta pembukaan lapangan kerja yang diberikan. Maka dari itu, dibutuhkan studi kelayakan bisnis yang tepat untuk menganalisa aspek lingkungan untuk menjalankan sebuah bisnis. Di satu sisi, lingkungan mampu menjadi peluang bisnis yang baik, namun sisi lainnya juga bisa memberi ancanaman untii bisnis yang akan Anda jalankan tersebut. Bisnis yang akan dijalankan tersebut juga bisa mempengarui lingkungan sekitar, baik lingkungan masyarakat ataupun ekologinya.

Baca Juga  Menghindari Kesalahan Dalam Optimalisasi Aset Negara

Ruang Lingkup Lingkungan pada Studi Kelayakan Bisnis

sumber : prezi.com

Lingkungan mempunyai pengertian yang luas, sehingga dalam studi kelayakan bisnis aspek lingkungan dibagi menjadi beberapa ruang lingkup. Meski begitu, tidak semua ruang lingkup tersebut harus dianalisa secara mendalam. Ketajaman analisa yang dilakukan pada aspek lingkungan bisnis tersebut tergantung pada tingkat kepastian bisnisnya, besarnya investasi serta dampak yang bisa ditimbulkan oleh bisnis tersebut.

Ruang lingkup lingkungan pada studi kelayakan bisnis salah satunya adalah lingkungan operasional. Lingkungan ini meliputi kreditor, pesaing, pemasok, pelanggan serta pegawai. Selanjutnya lingkungan industri meliputi kelompok yang memproduksi jasa atau produk yang sama. Selanjutnya adalah lingkungan jauh yang meliputi faktor-faktir dari luar lingkungan operasional perusahaan. Mulai dari lingkungan ekonomi, politik, dosial, ekologi, teknologi dan juga global.

sumber : hendrikusvery.blogspot.com

Dengan menganalisa aspek lingkungan ini, Anda dapat mengetahui jawaban dari pertanayaan, Apakah lingkungan bisnis yang Anda pilih sudah sesuai dengan ide bisnis yang hendak dijalankan. Atau apakah bisnis yang akan Anda jalankan ini dapat memebri banyak manfaat atau malah sebaliknya. Ide bisnis Anda tentu dinyatakan layak apabila mampu memberi banyak manfaat lebih besar dibandingkan dengan dampak negatif pada lingkungan tersebut.

Tujuan dari studi kelayakan bisnis dari aspek lingkungan yaitu untuk menganalisa kondisi lingkungan dari operasional perusahaan yang meliputi pemasok, pesaing dan lainnya sehingga mengetahui apakah mungkin untuk menjalankan ide bisnis yang dimiliki. Kemudian untuk menganalisa kondisi dari lingkungan industri yang meliputi persaingan antar usaha, kekuatan pembeli, kekuatan pemasokbarang sbstitusi dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Privacy Settings
We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
Youtube
Consent to display content from Youtube
Vimeo
Consent to display content from Vimeo
Google Maps
Consent to display content from Google
Spotify
Consent to display content from Spotify
Sound Cloud
Consent to display content from Sound
Grapadi Live Chat
Send via WhatsApp