Bagaimana bisa sebuah perusahaan dapat menjual produk yang dibutuhkan konsumen hingga laris manis? Mungkin Anda bertanya-tanya apa rahasianya. Rupanya, salah satu resepnya adalah dengan melakukan riset pemasaran. Riset pemasaran berguna untuk mengetahui hal apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen maupun salon konsumen. Sehingga Anda dapat mengetahui apakah produk yang Anda miliki dapat diterima pasar atau tidak.

Apa sih yang dimaksud dengan riset pemasaran? Yaitu sebuah kegiatan penelitian yang dilakukan dengan perumusahan masalah, apa tujuan penelitiannya, mengumpulkan data, mengolah data hingga menginterpretasi hasil dari penelitian tersebut. Dalam sebuah manajemen perusahaan yang bertugas melakukan riset pemasaran adalah divisi marketing. Setelah melakukan sebuah riset pemasaran, Anda bisa mengetahuai jasa atau produk seperti apa yang dibutuhkan konsumen, pasar maupun pesaing. Hal ini menjadikan produk Anda dapat lebih unggul di pasaran. Ada beberapa metode untuk melakukan riset pemasaran, yaitu sebagai berikut.

Metode Survey

sumber : markey.id

Metode survey dilakukan dengan mengajukan draft pertanyaan sederhana mengenai jasa atau produk yang sedang Anda riset. Responden yang dipilih untuk survey diambil secara acak dan atas dasar sukarela. Survey bisa dilakukan baik secara offline maupun online. Namun survey online lebih cepat dan mudah dilakukan. Hasilnya juga tidak kalah akurat dengan survey secara ofline. Manfaatkan bantuan website milik perusahaan untuk melakukan survey dengan memasukan beberapa pertanyaan agar mendapat saran maupun komentar dari pengunjung web. Atau Anda juga bisa menggunakan bantuan jasa survey online untuk memperoleh hasil survey.

Metode kuesioner

sumber : http://sygmainnovation.com

Metode kuesioner adalah metode riset yang hampir sama dengan survey, yaitu dilakukan dengan memberikan beberapa pertanyaan mengenai data yang diperlukan perusahaan untuk jenis bisnis tertentu. Hanya saja draft pertanyaan kuesioner lebih banyak dibandingkan survey yang lebih ringkas. Untuk melakukan riset ini, sebelumnya Anda harus menyiapkan respondennya terlebih dahulu. Pilih konsumen atau calon pelanggan yang potensial untuk menjawab pertanyaan kuesioner yang Anda berikan. Anda harus memastikan jika pelanggan tersebut bersedia mengisi secara jujur dan benar pada kuesioner. Banyak perusahaan yang memberikan imbalan berupa intensif atau hadiah pada pelanggan yang bersedia menjadi responden sebagai imbalannya.

Metode Focus Group Discussion (FGD)

sumber : squarespace-cdn.com

Terakhir terdapat FGD atau Focus Group Discussion. Metode riset pemasaran ini dilakukan dengan membuat sebuah grup diskusi. Isi sebuah kelompok terdiri dari sekitar 15 orang atau lebih yang terdiri dari seorang moderator, tiga orang peneliti serta sisanya adalah responden. Tugas dari seorang moderator yaitu mengarahkan bagaimana jalannya diskusi, peneliti bertugas untuk mencatat dan merekam bagaimana pengamatannya terhadap reaksi, respon maupun komentar dari responden. Sedangkan tugas responden tentunya memberikan tanggapannya pada prpoduk atau jasa dari perusahaan tersebut.

sumber : risetpasarpemasaran

Itu tadi tiga metode yang dapat digunakan dalam riset pemasaran. Apabila Anda hendak menjalankan suatu bisnis, maka melakukan sebuah riset pemasaran sangatlah disarankan. Tidak hanya ketika hendak memulai suatu bisnis, ketika akan mengeluarkan sebuah produk barupun sebaiknya Anda melakukan riset lebih dulu. Mungkin ada beberapa kocek yang perlu Anda siapkan, namun saat hasil riset pemasaran dapat menjadi srategi pemasaran yang bagus tentunya ada banyak keuntungan yang bisa Anda ambil. Setalah Anda mendapatkan hasil dari riset pemasaran, lakukanlah tes dan ukur dalam skala yang kecil. Hal ini untuk mengetahui bahwa produk Anda benar-benar bisa laku di pasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Grapadi Live Chat
Send via WhatsApp