sumber : www.infotrainingcenter.com

Aset milik negara, atau umumnya dikenal sebagai properti milik negara (BMN), adalah barang yang dibeli atau diperoleh dengan menggunakan dana APBN atau barang yang secara hukum diperoleh dari akuisisi lain. Aset milik negara atau aset milik negara tidak hanya BMN, tetapi juga termasuk semua hak dan kewajiban negara yang dapat dinilai dalam mata uang.

Pentingnya Optimalisasi Aset Negara

sumber : propertyacademi.blogspot.com

Kesalahan Dalam Optimalisasi Aset negara akan berakibat pada aset milik negara yang tidak digunakan atau stagnan akan menjadi beban negara, karena akan menanggung beban biaya pemeliharaan dan keamanan melalui dana anggaran negara. Harus ada cara berpikir baru dalam pengelolaan aset milik negara, sehingga tidak hanya nilai wajarnya dimasukkan dalam laporan keuangan pemerintah (LKPP), tetapi juga bagaimana mengoptimalkan pengelolaan aset milik negara dengan terobosan yang lebih baik.

sumber : www.skmtraining.co.id

Aset mangkrak tidak hanya harus dioptimalkan, tetapi juga lebih diberdayakan untuk pendapatan nasional di setiap ruang yang dapat dioptimalkan, seperti sewa. Manajemen aset milik negara yang efektif mengacu pada apakah aset ini produktif dan juga dapat berkontribusi pada negara, daripada meningkatkan beban negara.

Misalnya, pada tahun 2016 saja, total aset milik negara yang dicatat dalam laporan keuangan pemerintah mencapai sekitar Rp 550 triliun, termasuk aset lancar dan aset tetap. Karena itu diperlukan upaya dan kreativitas yang optimal dalam tindakan masif untuk pengelolaan aset negara, sehingga setiap aset yang dimiliki negara dapat berkontribusi pada kesejahteraan rakyat sebagai pemiliknya.

Cara Melihat Peluang Dan Mengelola Aset Negara

sumber : www.radarbanten.co.id

Saat ini Kesalahan Dalam Optimalisasi Aset masih sering terjadi dan mengakibatkan pengelolaan aset negara belum mampu secara optimal menargetkan target lain seperti meningkatkan pendapatan negara, untuk ruang lingkup yang lebih luas seperti mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, juga untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Karena itu, manfaat aset negara harus dirasakan oleh seluruh masyarakat baik secara finansial maupun non finansial.

Mengikuti cara melihat peluang dan cara mengelola aset negara guna menghindari Kesalahan Dalam Optimalisasi Aset. Ada dua jenis peningkatan ekonomi dari aset negara seperti tanah dan bangunan.

Nilai arus kas atau uang yang berasal dari penggunaan sewa dan juga penggunaan lainnya. Jika dikelola dengan baik melalui peningkatan juga meningkatkan nilai tambahnya, potensi penerimaan negara dari pengelolaan aset negara akan cukup besar. Dan juga pengeluaran uang negara yang bersifat konsumtif tidak tepat sasaran karena merupakan salah satu bentuk pemborosan keuangan negara.

sumber : inews.id

Peningkatan capital gain karena nilai tanah dan atau bangunan yang harganya meningkat setiap tahun. Pentingnya memberikan pemahaman dan penjelasan kepada masyarakat Indonesia sangat penting terkait pengelolaan utang. Sehingga masyarakat tahu jika pemerintah mengambil kebijakan berhutang berdasarkan pertimbangan yang tepat berdasarkan perhitungan yang ada. Dengan begitu tidak perlu khawatir atau kurang kepercayaan publik.

Masalah yang timbul akibat Kesalahan Dalam Optimalisasi Aset berkutat seputar pengelolaan aset negara seperti dari aset negara yang belum dicatat, kontrol aset negara oleh pihak lain, aset negara yang belum disertifikasi, terbatasnya sumber daya manusia yang menangani aset negara dan sebagainya pada periode sebelumnya kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

Pada periode sebelumnya masih ada banyak aset negara yang tidak dicatat, tidak sepenuhnya dikendalikan dan masih, banyak tanah negara belum disertifikasi sampai sewa dari pemanfaatan aset negara tidak disimpan ke dalam rekening kas negara. Ini membuat pengelolaan negara terhambat.

Karena itu pentingnya menghindari Kesalahan Dalam Optimalisasi Aset agar pengelolaan aset negara benar-benar efisien, produktif, dan juga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kemakmuran rakyat, bukan sebaliknya. Digunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Dalam mengelola aset negara, semua potensi diperlukan, seperti keberadaan sumber daya manusia yang profesional, itikad baik, kepemimpinan, basis data aset negara, peningkatan regulasi, optimalisasi pemanfaatan, pencatatan aset negara, dokumentasi aset negara, pengamanan dan pemeliharaan aset negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Privacy Settings
We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
Youtube
Consent to display content from Youtube
Vimeo
Consent to display content from Vimeo
Google Maps
Consent to display content from Google
Spotify
Consent to display content from Spotify
Sound Cloud
Consent to display content from Sound
Grapadi Live Chat
Send via WhatsApp