kriteria penilaian investasi dalam studi kelayakan bisnis

Para pemilik usaha tentunya berusaha mencari pendanaan dari berbagai sumber, termasuk investasi. Oleh karena itu, dibutuhkanlah studi kelayakan bisnis serta business plan yang baik untuk menarik minat para investor. Investor juga membutuhkan hal tersebut agar mereka yakin akan investasi yang diberikan. Sebagai investor terdapat beberapa kriteria penilaian investasi dalam studi kelayakan bisnis.

Melalui kriteria ini, mereka dapat mempertimbangkan dengan baik dan matang apakah investasi yang dilakukan akan membuahkan hasil atau tidak. Penilaian investasi ini biasanya dilakukan dengan 5 kriteria dasar. Akan tetapi, setiap kriteria tersebut ternyata memiliki pro dan kontra. Tentunya hal ini harus Anda pahami dengan seksama agar bisa memberikan keputusan investasi yang baik.

Pro dan Kontra dari Kriteria Penilaian Investasi dalam Studi Kelayakan Bisnis

Secara umum, para investor serta pemilik bisnis akan mempersiapkan 5 kriteria penilaian investasi yang dapat diperiksa pada business plan. Kriteria tersebut berupa; payback period, net present value, internal rate of return, profitability index, dan average rate of return.

Akan tetapi, masing-masing kriteria ini memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Jadi, Anda harus memahami hal ini dengan baik ketika akan menilai sebuah rencana bisnis. Adapun beberapa kelebihan dan kekurangan tersebut antara lain:

1. Payback Peroid (PP)

Rasio ini berguna untuk menghitung pengembalian investasi berdasarkan jangka waktu yang dibutuhkan.

Kelebihan:

  • Perhitungan lebih sederhana sehingga mudah dilakukan.
  • Cocok dipakai pada investasi proyek dengan tingkat risiko tinggi. Karena semakin cepat payback period-nya maka semakin rendah pula risikonya.
  • Fokus pada perolahan dana kas yang diharapkan dapat segera menutup modal yang telah diinvestasikan dalam sebuah proyek.

Kekurangan:

  • Rasio ini tidak memperhatikan nilai uang dari sisi waktunya.
  • Tidak memperhatikan laba tunai yang diperoleh ketika payback period telah terlewati
  • Tidak memperhatikan nilai sisa investasi (jika ada)
Baca Juga  Jasa Studi Kelayakan Bisnis Serang

2. Net Present Value

Rasio ini akan membandingkan selisih nilai antara jumlah kas bersih berdasarkan perhitungan cash flow dan jumlah investasi awal selama umur investasi. Jika nilainya positif maka layak investasi jika negatif maka tidak layak.

Kelebihan:

  • Lebih mendahulukan kas lebih awal.
  • Memperhitungkan nilai uang dari sisi waktu.
  • Mempertimbangkan semua laba tunai selama waktu investasi berjalan.

Kekurangan:

  • Perhitungannya lebih rumit.
  • Metode ini kurang tepat untuk proyek dengan nilai ekonomis yang berbeda-beda.
  • Lebih sulit dalam menentukan tingkat bunga yang dianggap layak untuk dasar diskonto.

3. Internal Rate of Return

Kriteria penilaian investasi dalam studi kelayakan bisnis satu ini mengukur pengembalian bunga pinjaman terhadap cash flow pada kas bersih serta waktu investasi.

Kelebihan:

  • Mempertimbangkan nilai waktu dari uang serta laba tunai selama masa investasi.
  • Metode ini bisa dipakai untuk menentukan rangking investasi sehingga investor dapat mendahulukan yang lebih menguntungkan.

Kekurangan:

  • Perhitungan lebih rumit dan lama karena harus menghitung cost of capital sebagai dasar perhitungan.

4. Profitability Index (PI)

Rasio ini membandingkan pendapatan bersih dengan pengeluaran investasi selama masa investasi.

Kelebihan:

  • Mempertimbangkan time value of money.
  • Menentukan tingkat bunga yang akan dipakai dari awal.
  • Sesuai dengan tujuan perusahaan yaitu meningkatkan kekayaan pemegang saham.

Kekurangan:

  • Bisa memberikan keputusan investasi yang salah terutama pada proyek eksklusif dengan unsur ekonomi dan skala yang berbeda.

5. Average Rate of Return

Rasio ini menghitung pengembalian bunga rata-rata sebelum dikurangi pajak.

Kelebihan:

  • Perhitungan mudah dan bisa dilakukan dengan cepat.
  • Dapat dipakai untuk menilai profitabilitas proyek investasi karena menghitung arus kas sepanjang umur proyek.
  • Perhitungan berdasarkan akuntansi sehingga mudah dipahami para pengusaha dan investor.
Baca Juga  Langkah Konkret Restrukturisasi Perusahaan

Kekurangan:

  • Perhitungan yang ada berdasarkan akuntansi dan bukan pada arus kas aktual.
  • Tidak mempertimbangkan time value of money

Setiap kriteria penilaian investasi dalam studi kelayakan bisnis di atas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, semua rasio di atas sangat bermanfaat karena mempermudah Anda dalam memberikan keputusan investasi yang tepat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Privacy Settings
We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
Youtube
Consent to display content from Youtube
Vimeo
Consent to display content from Vimeo
Google Maps
Consent to display content from Google
Spotify
Consent to display content from Spotify
Sound Cloud
Consent to display content from Sound
Grapadi Live Chat
Send via WhatsApp