Melakukan riset pasar sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan apapun yang menyangkut bisnis yang Anda akan jalankan nantinya adalah hal yang lumrah sebab melakukan riset pasar tersebut merupakan point penting dalam setiap keputusan yang akan Anda buat nantinya. Ada banyak informasi yang akan Anda dapatkan apabila Anda melakukan riset pasar pada bisnis Anda, mulai dari tingkat konsumen, daya saing, minat atas produk, anggaran, mengukur tingkat keuntungan, hingga kendala yang mungkin akan terjadi pada saat bisnis berjalan, begitupun dengan solusinya biasanya telah bisa diatasai pula pada saat melakukan riset pasar tersebut.

Baca juga Pentingnya Riset Pasar Bagi Sebuah Bisnis

Adapun metode-metode yang dapat digunakan untuk melakukan riset pasar, yaitu menggunakan kuisioner yang dibagikan langsung pada konsumen yang ada di pasar, riset grup dan metode survei. Setelah melakukan salah satu metode tersebut amati tingkat persaingan yang ada, barulah setelah itu melakukan uji coba pasar.

Baca kembali Tiga Langkah Sederhana Dalam Riset Pasar

Meski langkah-langkah di atas terlihat cukup mudah untuk dikerjakan, namun Anda harus tetap berhati-hati. Jangan sampai riset yang Anda lakukan malah berbalik menjadi bumerang pada bisnis yang Anda telah jalankan pada suatu hari nanti. Berikut kesalahan-kesalahan yang harus Anda hindari ketika ingin melakukan riset pasar, yaitu:

  • Tidak mengetahui apa yang akan diriset. Ya, coba saja Anda bayangkan bagaimana mau melakukan riset atau apa yang akan Anda riset jika Anda saja tidak tahu persis apa yang akan diriset atau belum memutuskan hal apa saja yang akan diriset. Sungguh ini adalah kesalahan fatal bagi Anda. Cobalah untuk memutuskan terlebih dahulu tentang apa yang akan Anda riset.
  • Memilih bahan refrensi yang tidak valid dan tidak relevan. Sebenarnya tidak sulit untuk mencari refrensi dalam melakukan riset pasar, hanya saja Anda harus berhati-hati dalam memilih bahan refrensi yang akan digunakan. Jangan sampai refrensi yang Anda pakai merupakan refrensi yang tidak valid dan tidak relevan. Hal ini akan membuat data Anda akan menjadi bias karena tidak akurat.
  • Hanya merujuk pada satu set data. Cobalah untuk melakukan compared antara data yang satu dengan yang lainnya sebab data yang satu cenderung akan berpengaruh pada data riset lainnya. Jika hanya merujuk pada satu set data saja maka peluang melesetnya hasil riset terhadap bisnis akan semakin besar.
  • Menggunakan Asumsi Sendiri dalam melakukan riset. Sebaiknya gunakan saja data primer dan data sekunder yang telah Anda lakukan, hindari menggunakan asumsi sendiri pada riset. Bukan tidak boleh, hanya saja silahkan menggunakan asumsi asal masih bersifat rasional.
Baca Juga  Kelemahan dan Kelebihan Sebar Kuesioner

Dari pemaparan di atas, diharapkan Anda tidak melakukan kesalahan yang sama pada saat Anda melakukan riset pasar.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Privacy Settings
We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
Youtube
Consent to display content from - Youtube
Vimeo
Consent to display content from - Vimeo
Google Maps
Consent to display content from - Google
Spotify
Consent to display content from - Spotify
Sound Cloud
Consent to display content from - Sound
Konsultasi Sekarang !
Send via WhatsApp