Halo calon-calon entrepreneur muda! Mau menjalankan bisnis, tapi merasa stuck persoal ide? Anda perlu mencoba bisnis yang satu ini, Franchise! Sudah pernah mendengar kata franchise sebelumnya? Jika sudah, mungkin dengan adanya artikel ini bisa membantu Anda untuk lebih meyakinkan keputusan Anda. Namun, jika belum, tenang, artikel ini juga bisa membantu Anda untuk mengenal lebih jauh mengenai franchise.

Sebelum pembahasan lebih lanjut, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu franchise. Pengertian franchise bisa dilihat dari bahasa asal dan dari segi yuridis di Indonesia. Menurut bahasa, kata franchise berasal dari bahasa Perancis, franchir yang artinya memberi kebebasan pada pihak. Sedangkan, dari segi yuridis, franchise disebutkan sebagai perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan dan penjualan barang dan atau jasa (Pasal 1 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 1997 tentang Waralaba franchise).

Jadi, dari pengertian di atas, sederhananya franchise bisa diartikan sebagai salah satu bentuk kerjasama bisnis antara dua orang atau lebih dimana salah satu pihak memiliki produk, baik berbentuk barang maupun jasa, dan satu pihak lainnya menginginkan untuk menjalankan bisnis dengan produk yang sama pula dengan beberapa ketentuan-ketentuan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Adapun kriteria-kriteria usaha franchise yang dapat diwaralabakan meliputi hal-hal sebagai berikut :

  • punya ciri khas dalam usaha,
  • telah terbukti memberikan keuntungan,
  • memiliki standar atas pelayanan secara tertulis mengenai barang atau jasa yang ditawarkan,
  • mudah untuk diterapkan,
  • ada support yang berkesinambungan, dan
  • hak kekayaan intelektual telah terdaftar.
Baca Juga  Langkah Konkret Restrukturisasi Perusahaan

Meskipun franchise sepertinya terlihat cukup mudah untuk langsung dijalankan oleh para enterpreneur-enterprneur muda, Anda juga harus memerhatikan hal-hal berikut untuk memilih franchising mana yang akan Anda kelola nantinya. Berikut tips-tipsnya :

  • Galilah informasi sebanyak-banyaknya dan mendalam tentang penyelenggara franchise
  • Jadikan jawaban-jawaban franchiser sebagai tolak ukur. Jika mereka terbuka dengan beberapa pertanyaan seperti latar belakang usaha, bonafit, pengalaman, potensi pasar, peta persaingan, dan keunggulan serta keunikan produk mereka, maka ini adalah hal yang bagus. Tapi, jika tidak, ya sebaliknya.
  • Pilih franchise yang setidaknya telah menghasilkan keuntungan selama tiga tahun. Dan apabila mereka telah punya banyak rekanan, pastikan apakah mereka untung atau malah merugi, lalu cari tahu juga apa penyebabnya.
  • Pelajari secara mendalam draf kontrak yang ditawarkan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai isi kontrak tersebut merugikan Anda di suatu hari.

Pada saat Anda telah memutuskan untuk menjalankan bisnis franchise, Anda juga harus mempersiapkan diri Anda untuk dua hal yaitu untung ataupun rugi. Ya, sama halnya dengan bisnis-bisnis lainnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Privacy Settings
We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
Youtube
Consent to display content from Youtube
Vimeo
Consent to display content from Vimeo
Google Maps
Consent to display content from Google
Spotify
Consent to display content from Spotify
Sound Cloud
Consent to display content from Sound
Grapadi Live Chat
Send via WhatsApp