Studi kelayakan bisnis sering di abaikan para pengusaha dalam penyusunannya. Padahal Keberhasilan Proyek salah satu faktornya ialah penyusunan studi kelayakan yang efektif. Studi Kelayakan tidak hanya di gunakan untuk internal studi kelayakan juga dapat digunakan dengan pihak external seperti investor untuk mengembangkan bisnis dan berbagai pihak yang mau dan akan berkerjasama.

di sisi lain keberhasilan suatu perusahaan baik milik pemerintah dan swasta juga berpengaruh pada perekonomian negara. Semakin banyak bisnis yang berhasil itu berarti pertumbuhan ekonomi yang baik dan membawa dampak pertumbuhan ekonomi pajak jalur distribusi.

Untuk itu studi kelayakan tetap harus di lakukan agar mengetahui resiko maupun prospek bisnis kedepannya. Maka dari itu, menurut Kasmir dan Jakfar (2003) mengatakan bila studi  kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan yang mempelajari sacana mendalam tentang suatu kegaitan atau usaha yang akan dijalankan.

Studi Kelayakan di Gunakan untuk mengetahui apakah bisnis yang akan di jalankan layak atau tidak. Sebelum memulainya, adapun yang harus dilakukan pengusaha sebelum memulai bisnisnya ialah menguji apakah ide bisnis yang akan di jalankan maupun di kembangkan layak uji apa tidak.

Walaupun produk sudah ada di pasar namun kita harus mengkaji kekuatan manajemen secara menyeluruh baik itu external perusahaan maupun internal perusahaan. Bersamaan dengan dibuatnya suatu proyek baru, kelayakan bisnis juga dilakukan untuk menganalisa layak tidaknya usaha yang akan dijalankan.

Maka dari itu, menurut Nitisemito dan Burhan (1995) menuliskan bila kelayakan bisnis merupakan suatu metode penjagaan dari suatu gagasan usaha tentang kemungkingan layak atau tidaknya gagasan usaha yang akan
dilaksanakan.

Sementara yang terdapat dalam tulisan, Sutrisno (1982) menuliskan bila studi kelayakan bisnis merupakan pengkajian suatu usulan proyek/gagasan yang apabila dilaksanakan bisa berjalan dan berkembang sesuai tujuan atau tidak. Pembelajaran tersebut berguna untuk mengetahui peluang usaha yang akan dihadapi ke depannya yang ditinjau dari segala aspek, mulai dari pasar, kelayakan produk atau jasa, kinerja sumber daya manusia, hingga kualitas mesin atau peralatan yang akan digunakan.

Baca Juga  Apa Pentingnya Melakukan Studi Kelayakan Usaha?

Jika perusahaan sudah di tinjau dari berbagai macam aspek maka perusahaan berhak mengambil keputusan apakah bisnisnya akan di teruskan atau tidak, termasuk dalam pengambilan keputusan soal menolak atau menerimanya suatu ide tersebut. Seperti yang dijelaskan oleh Drs. H.M Yacob Ibrahim (1998) bila kelayakan bisnis adalah bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan, menerima atau menolak suatu gagasan usaha atau proyek yang direncanakan.

Dengan demikian perusahaan berhak memilih atau membatalkan suatu gagasan apabila memang tidak berpotensi dan mendatangkan keuntungan. Di samping ditinjau dari berbagai macam aspek, juga perlu adanya koordinasi, diskusi serta kerjasama antara pihak-pihak yang terkait. Usai proses tersebut, tahap perealisasian proyek mulai
dilaksanakan sesuai dengan yang telah direncanakan.

Studi kelayakan dan Investasi

Investasi merupakan hal penting berkembangnya suatu usaha bisnis. Perusahaan tidak cukup hanya mengeluarkan sendiri untuk segala kegiatan, termasuk produksi, gaji karyawan dan segala macam.

Maka dari itu, perlu adanya kerjasama dengan pihak lain. Kendati demikian, segala aktivitas tetap dikelola oleh perusahaan, sementara para investor hanya menanamkan modal dan sahamnya saja.
Kerjasama penting untuk memajukan suatu proyek dan perusahaan itu sendiri. Bagaimana tidak, secara finansial tentu akan sangat terbantu.

Apabila jumlah saham dan investasi masuk lebih besar, maka itu proyek bisa ter-cover dengan baik bahkan memperoleh keuntungan yang lebih banyak. Dengan demikian, perusahaan akan mendapatkan citra, sementara para investor tentu lebih percaya dan tidak menutup kemungkinan bisa menanamkan modal serta sahamnya dalam jumlah besar pada periode yang lebih panjang.

Apabila hal tersebut terjadi, maka keduanya akan mendapatkan bagi hasil yang lebih besar. Namun demikian, perusahaan tidak boleh mengabaikan tugasnya untuk mengelola keuntungan yang merupakan aset tersebut serta memberikan awards kepada sumber daya manusia yang turut mendukung keberhasilan tersebut.

Studi kelayakan juga menilik suatu keberhasilan usaha dari faktor investasi. Sebab hal tersebut memang sangat berpengaruh untuk kemajuan perusahaan dan kerjasama dengan lainnya. Menurut Kasmir dan Jakfar (2007), studi kelayakan bisnis adalah suatu penelitian tentang layak atau tidaknya suatu proyek bisnis yang biasanya merupakan
proses investasi itu dilaksanakan.

Baca Juga  Pentingnya Jasa Studi Kelayakan Bisnis, Kalau Mau Usahamu Makin Eksis

Dalam berinvestasi atau kerjasama, investor tidak serta merta memberikan modal dan sahamnya. Sebab perlu melalui proses yang panjang ditinjau dari berbagai aspek. Adapun yang biasa diteliti terlebih dahulu sebelum memulai berinvestasi yakni:

 

1. Produk atau jasa apa yang akan dirilis
2. Bagaimana proses perencanaannya
3. Pangsa pasar dan selera konsumen terhadap produk/jasa yang akan dikeluarkan
4. Kualitas produk dan jasa
5. Rencana pembiayaan
6. Target pendapatan
7. Sistem bagi hasil
8. Citra perusahaan

Proyek investasi merupakan hal yang serius dan melibatkan beberapa perusahaan hingga banyak sumber daya manusia. Oleh sebab itu, studi kelayakan bisnis sangat penting untuk menganalisa dengan benar apakah kerjasama tersebut bisa berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil yang bagus.

Dalam bukunya, Husein Umar (2005) menulsikan bila kajian kelayakan merupakan suatu penelitian layak atau tidaknya suatu proses besar yang biasanya merupakan proyek investasi itu dilaksanakan.
Dilihat dari sudut pandang perusahaan, proyek memiliki hubungan dengan pengeluaran modal atau yang disebut dengan capital expenditure.

Hal tersebut sangatlah penting karena modal memiliki konsekuensi jangka panjang dan dalam jumlah yang cukup besar. Oleh sebab itu, adanya investor merupakan tambahan dana serta aset bagi perusahaan untuk
membangun kerja sama dan kesuksesan di masa yang akan datang.

Nantinya para investor bersama-sama meninjau apakah proyek tersebut bisa berjalan sesuai dengan rencana atau tidak. Sama halnya dengan ahli lainnya, Suad Husnan dan Suwarsono (2002) menuliskan bila kelayakan bisnis adalah penelitian tentang bisa atau tidaknya proyek investasi dilaksanakan dengan berhasil.

Dalam hal ini berarti
mereka sama-sama melakukan penelitian terkait proyek yang akan dilakukan untuk mengetahui kelayakan suatu investasi.
Dari pendapat para ahli tersebut dapat disimpulkan bila studi kelayakan bisnis berarti meneliti dan menganalisa terlebih dahulu suatu proyek investasi, baik dimulai dari gagasan hingga perkiraan pendapatan dan keuntungan yang akan didapatkan nanti.

Baca Juga  Strategi Pemasaran Dalam Studi Kelayakan Bisnis

Baca Juga Jasa Pembuatan Bisnis Plan

Aspek Penting dalam Kelayakan Bisnis

Pada perusahaan swasta, kelayakan bisnis ditinjau mulai dari perencanaan hingga dimulainya suatu proses produksi dan berakhir pada pemasaran. Nantinya baik perusahaan maupun investor meninjau ulang kembali berapa jumlah produk/jasa yang diminati oleh konsumen, hingga pendapatan yang didapatkan. Analisa ini berlanjut pada perhitungan laba yang akan dibagikan kepada masing-masing investor dan perusahaan yang melaksanakan.

Sementara pada pihak pemerintah atau lembaga non profit, pengertian dari keberhasilan bisa diartikan relatif. Ada berbagai macam faktor yang diteliti, seperti manfaat bagi masyarakat luas utamanya soal penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan sumber daya yang melimpah, dan lain sebagainya.

Investasi merupakan salah satu cara untuk memperoleh modal yang besar untuk proyek yang tidak main-main. Dengan banyaknya kerjasama, maka kemungkinan keuntungan yang didapatkan juga akan melebihi target. Ada beberapa jenis investasi, yakni skala besar yang memiliki dampak lebih luas, kemudian investasi sederhana yang mana ruang lingkup penelitiannya lebih simpel.

Analisa yang dilakukan juga harus menilik dari aspek yang bersifat sosial. Sebab masyarakat atau konsumen merupakan faktor paling utama sukses dan tidaknya suatu proyek.

Maka dari itu ada tiga aspek umum yang digunakan sebagai konsultan studi kelayakan bisnis, yaitu:

1. Manfaat ekonomis ditinjau dari sisi finansial. Dalam artian apakah proyek tersebut menguntungkan atau tidak, lalu bagaimana dengan risikonya.

2. Manfaat bagi negara biasanya dilihat dari dampak keuntungan secara nasional, utamanya bagi bangsa dan negara. Misalnya, apakah proyek tersebut bisa membantu perekonomian nasional, bisakah mendongkrak visi dan misi dari pemerintah terkait usaha atau bisnis.

3. Manfaat sosial yang melibat seluruh masyarakat sekitar. Biasanya, kegunaan ini dilihat dari berbagai macam sisi yakni penyerapan tenaga kerja dan peningkatan output. Apabila suatu investasi meningkat, maka kegiatan kegiatan di dalamnya jga turut mengiringi. Dengan demikian proyek investasi tidak hanya melibatkan ‘proyek’
itu sendiri, melainkan sumber daya di dalamnya.

Referensi Grapadi Konsultan

Penyedia Jasa Pembuatan Studi Kelayakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Privacy Settings
We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
Youtube
Consent to display content from - Youtube
Vimeo
Consent to display content from - Vimeo
Google Maps
Consent to display content from - Google
Spotify
Consent to display content from - Spotify
Sound Cloud
Consent to display content from - Sound
Konsultasi Sekarang !
Send via WhatsApp