Properti atau yang dikenal juga dengan istilah real estate, merupakan istilah yang umum digunakan untuk menyebut hak kepemilikan atas tanah dan atau bangunan yang didirikan diatasnya. Memiliki properti membuat seseorang bisa dengan mudah mendapatkan penghasilan pasif, tanpa perlu bekerja hingga larut malam. Investasi di bidang properti terbilang sangat menggiurkan, karena harga properti semakin lama akan semakin meningkat. Namun sebaiknya investor memilih properti dengan profit yang baik yaitu yang letaknya strategis.

Lokasi Properti yang Strategis

sumber : digitaloceanspaces.com

Lokasi properti yang strategis pertama berada di area pendidikan. Properti yang terletak dekat area pendidikan seperti Universitas dan sekolah-sekolah biasanya memiliki harga yang tinggi. Ada banyak bisnis yang bisa dijalankan jika memiliki properti di dekat area pendidikan misalnya bisnis rumah kost, bimbingan belajar, pertokoan dan lain-lain.

Selanjutnya di dekat area pabrik dan perkantoran. Properti di daerah perkantoran seperti sangat cocok digunakan untuk berbagai usaha, baik usaha perdagangan, produksi barang seperti rumah makan, katering, usaha pemesanan kue atau makanan ringan, pembuatan baju dan lain sebagainya. Properti di daerah perkantoran juga sangat cocok untuk usaha di bidang jasa seperti klinik kecantikan, panti pijat, rumah kost dan lain-lain. Kemudian di dekat area perdagangan. Properti yang berada di area perdagangan seperti pasar induk dan pusat perbelanjaan modern, juga memiliki nilai yang tinggi.

sumber : okeinfo.net

Investasi pada objek bernilai tinggi tidak jarang memiliki resiko yang tinggi pula. Oleh karena itu investor harus sangat berhati-hati. Berbagai informasi yang berkaitan dengan bisnis properti wajib dimiliki oleh para calon investor. Informasi yang dimaksud antara lain legalisasi properti, lokasi properti, latar belakang dari properti yang akan dibeli, kondisi tanah dan bangunan serta kondisi lingkungan di sekitarnya. Informasi tersebut bukan hanya perlu diketahui oleh calon investor properti di daerah perkotaan tetapi juga di daerah pedesaan.

Baca Juga  Inilah Pekerjaan dan Cara Memilih Konsultan Properti Berintegritas

Informasi pertama yang harus dipertimbangkan oleh calon investor adalah mengenai legalisasi properti. Investor harus berhati-hati, jangan sampai tanah dan atau bangunan yang akan dibeli atau disewa adalah tanah sengketa. Untuk itu, investor wajib memeriksa kelengkapan dan kejelasan sertifikat properti tersebut.

Hal—hal yang perlu diperiksa oleh investor

sumber : yukbisniskost.com

Apa saja yang perlu diperiksa oleh investor sebelum melakukan investasi? Pertama mengenai Sertifikat Hak Milik (SHM). SHM adalah sertifikat yang menyatakan kepemilikan penuh atas lahan atau tanah oleh pemegang sertifikat pada kawasan tertentu dengan luas tertentu. Sertifikat Hak Milik (SHM) dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). SHM menjadi bukti yang sangat kuat atas kepemilikan lahan karena tidak memiliki batas waktu. Tanah dengan sertifikat SHM biasanya adalah tanah yang memiliki nilai tinggi (mahal) oleh karena itu sebaiknya investor yang ingin membeli atau menyewa tanah dengan SHM berhubungan langsung dengan pemilik asli. Hal ini dapat dilihat dengan membandingkan nama pemilik yang tertera dalam SHM dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik sertifikat.

Selanjutnya lokasi properti. Lokasi properti harus sesuai dengan kebutuhan investor, misalnya jika investor membutuhkan lahan pertanian untuk menanam sayur maka harus membeli atau menyewa lahan yang berada di dataran tinggi. Apabila investor ingin membeli tanah untuk rumah, sebaiknya pilih lokasi yang dekat dengan tempat kerja.

Latar belakang lahan dan bangunan juga penting diperiksa. Pemeriksaan dapat dimulai dengan mengetahui latar belakang pemilik properti. Investor sebaiknya membeli properti milik orang baik-baik (tidak memiliki catatan kriminal). Sungguh tidak baik jika investor membeli lahan dan atau bangunan dimana pernah terjadi tindak pembunuhan, perkosaan, transaksi narkoba dan tindak kejahatan lain.

sumber : carajadikaya.com

Investor juga harus memeriksa kondisi properti misalnya jika ingin membeli lahan, investor sebaiknya memilih lahan yang rata (tidak berlubang), karena tanah yang berlubang jika hujan akan terisi air atau jika ingin didirikan bangunan harus diurug terlebih dahulu agar rata. Tanah yang akan dibeli juga harus tanah yang padat, bukan tanah rawa. Jika investor ingin membeli tanah dengan bangunan. Investor harus memeriksa usia bangunan, apakah itu bangunan tua atau bangunan baru, atau apakah bangunan tersebut terawat atau tidak. Karena bangunan tua dan tidak terawat terkadang bahannya sudah mulai rusak dimakan usia.

Baca Juga  8 Kesalahan Fatal Dalam Melakukan Studi Kelayakan

Kemudian harus dipastikan juga kejadian yang pernah menimpa bangunan tersebut, misalnya jika bangunan tersebut pernah terbakar, kemungkinan ada bahan bangunannya yang rusak. Selanjutnya, investor harus memeriksa kondisi lingkungan di sekitar properti. Jika investor ingin membeli lahan untuk keperluan bisnis seperti toko, rumah makan, klinik dan lain-lain maka investor harus memilih area yang cukup padat penduduk. Sedangkan jika investor ingin membeli lahan untuk pabrik atau rumah sakit, maka investor harus mencari lahan yang luas dan cukup jauh dari pemukiman warga, agar tidak mengganggu dan menimbulkan konflik dengan warga sekitar. Tindak kejahatan yang mungkin terjadi di lingkungan sekitar properti yang ditaksir pun perlu dipertimbangkan, apalagi jika properti tersebut akan digunakan untuk melakukan usaha.

Memilih Perusahaan perantara perdagangan properti yang baik

sumber : rumahsyari123.com

Perusahaan perantara perdagangan properti akan sangat membantu investor untuk mencari properti yang diinginkan, sebaiknya investor memilih perantara yang kredibel atau terpercaya. Terutama jika nilai propertinya tinggi seperti gedung, lahan pertanian, perumahan dan lain-lain. Perusahaan perantara perdagangan properti biasanya akan memeriksa seluruh informasi yang dibutuhkan oleh investor. Termasuk informasi mengenai lokasi dan legalisasi properti, latar belakang properti yang akan dibeli, kondisi lahan dan bangunan serta kondisi lingkungan di daerah sekitar properti.

Perusahaan perantara perdagangan properti tentu sudah sangat ahli dalam hal tersebut. Biasanya perusahaan perantara perdagangan properti akan memberikan berbagai pilihan properti sesuai kebutuhan investor. Menggunakan jasa perusahaan perantara perdagangan properti akan menghemat waktu dan tenaga investor. Namun tentu saja investor akan mengeluarkan biaya tambahan jika menggunakan jasa perusahaan tersebut. Biaya yang harus dibayarkan pun tergolong tidak sedikit, maka dari itu investor sebaiknya memilih perusahaan perantara yang cukup terkenal. Jadi walaupun mahal, pelayanan yang diberikan pun sudah terjamin.

Baca Juga  Mengenal Branding Perusahaan yang Perlu Anda Ketahui

Perusahaan perantara perdagangan properti harus memenuhi syarat-syarat tertentu antara lain dijalankan oleh perusahaan (badan usaha) nasional, memiliki tenaga ahli paling sedikit dua orang dan memiliki Surat Izin Usaha Perusahaan Perantara Perdagangan Properti (SIU-P4). Sebelum mendatangi langsung kantor perusahaan perantara properti, investor sebaiknya mencari informasi mengenai perusahaan perantara tersebut di internet atau bertanya pada kerabat yang pernah menggunakan jasa perantara properti.

Jika perlu pilih lebih dari satu perusahaan perantara properti, agar investor dapat membandingkan kualitas dan kapabilitasnya. Investor juga perlu menge-cek kredibilitas tenaga ahlinya, misalnya seperti apa track record-nya di bidang properti, bagaimana kecakapannya, etikanya dan lain-lain. Selain itu investor juga boleh minta perusahaan perantara properti untuk menunjukkan surat izin perusahaannya. Investasi properti memang harus sangat berhati-hati dan teliti agar terhindar dari tindak penipuan yang dapat menimbulkan kerugian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Privacy Settings
We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
Youtube
Consent to display content from Youtube
Vimeo
Consent to display content from Vimeo
Google Maps
Consent to display content from Google
Spotify
Consent to display content from Spotify
Sound Cloud
Consent to display content from Sound
Grapadi Live Chat
Send via WhatsApp