Studi kelayakan dalam sebuah usaha sangat sangat penting untuk banyak kalangan yang sedang menjalankan usaha, khususnya untuk seorang investor yang akan menjadi pelopor usaha, bank yang memberikan pinjaman, ataupun pemerintah yang tentunya menjadi penyedia fasilitas peraturan hukum serta perundang-undangan. Semua kepentingan dari pihak tersebut memiliki peranan yang sangat berbeda.

Investor mempunyai kepentingan untuk mempelajari tingkat keuntungan yang didapat dari melakukan investasi. Kepentingan dari bank yaitu untuk mengetahui seberapa aman ketika pihaknya memberikan pinjaman serta memikirkan kelancaran dalam pengembaliannya. Sedangkan pemerintah lebih mementingkan manfaat dari investasi yang dilakukan secara besar baik untuk perekonomian ataupun untuk kepentingan dalam pemerataan peluang kerja. Karena kondisi di lapangan akan datang tidak diketahui oleh siapapun, maka harus ada pertimbangan tertentu dalam melakukan sebuah studi kelayakan usaha.

Aspek Keuangan

sumber : blogtronjaltronjol.com

Dalam menjalankan usaha, setiap perusahaan pada sebuah periode atau waktu akan melakukan pelaporan terkait semua kegiatan keuangan perusahaan tersebut. Sedangkan dalam pembuatannya laporan keuangan beberapa perusahaan yang berbeda memiliki tujuan yang berbeda pula. Beberapa perusahaan memiliki tujuan memberikan info tentang keuangan meliputi jumlah aktiva ataupun jenis-jenis aktivanya. Ada juga perusahaan yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang kewajiban, jenis kewajiban yang ada, serta jumlah modal. Selain itu, beberapa perusahaan melakukan pelaporan untuk membeberkan info terkait hasil usaha yang berasal dari pendapatan serta sumber pendapatan tersebut.

sumber : luckybinuntung.blogspot.com

Sedangkan pihak yang mempunyai kepentingan mengenai laporan keuangan sebuah perusahaan meliputi kreditor, pemegang saham, pemerintah, manajemen, dan karyawan. Kreditur merupakan pihak yang mempunyai tagihan terhadap pihak lain atas layanan atau jasa yang telah diberikannya. Perusahaan seharusnya hanya mempunyai tanggung jawab pada pemilik saham perusahaan tersebut, serta kinerja sebuah perusahaan tersebut berfungsi memenuhi keuntungan mereka.

sumber : cermati.com

Dalam pelaksanaannya, laporan keuangan memiliki 4 jenis, yaitu neraca, laporan laba-rugi, laporan arus kas, dan laporan perubahan modal. Neraca meliputi tiga unsur keuangan dalam pelaporannya, yaitu aset, liabilitas, dan ekuitas yang saling berkaitan. Laporan laba-rugi adalah salah satu laporan keuangan sebuah perusahaan pada suatu periode yang melibatkan unsur pendapatan serta beban perusahaan dan akan mendapatkan sebuah laba bersih.

Laporan keuangan umum memiliki beberapa bentuk sesuai dengan ketentuan tang ada. Untuk laporan keuangan neraca ada tiga macam bentuk, yaitu bentuk skontro atau horizontal, bentuk laporan atau vertical, dan bentuk lain sesuai kebutuhan perusahaan ataupun posisi keuangannya. Sedangkan untuk laporan laba-rugi mempunyai dua macam bentuk yaitu bentuk tunggal dan bentuk majemuk.

Pengukuran dengan Rasio Keuangan

sumber : bisniswaralaba.id

Supaya laporan keungan yang dipaparkan dapat dijabarkan dalam bentuk angka yang terdapat pada dilaporan keuangan, harus terdapat analisis terlebih dahulu. Alat analisis yang bisa digunakan yaitu rasio-rasio keuangan yang ada.

Yang pertama adalah rasio likuiditas. Rasio likuiditas adalah rasio yang dapat digunakan dalam mengukur jumlah likuid sebuah perusahaan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membandingakan semua aspek yang ada pada aktiva lancar dengan aspek di pasiva lancar.

Selanjutnya adalah rasio laverage yang merupakan rasio yang dimanfaatkan dalam mengartur seberapa kuat aktiva perusahaan yang dibiayai utang. Seperti yang sudah anda ketahui dalam melakukan usahanya, sebuah perusahaan mempunyai lebih dari satu sumber dana. Sumber dana dapat diperoleh dari pinjaman atau modal sendiri.

Selain itu terdapat juga rasio aktivitas yang merupakan rasio biasa dimanfaatkan dalam mengukur efisiensi penggunaan sumber daya perusahaan. Rasio ini juga berfungsi dalam menilai kemampuan sebuah perusahaan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Yang terakhir adalah rasio profitabilitas. Rasio profatibilitas adalah rasio yang berfungsi dalan melihat kemampuan perusahaan mencari keuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Grapadi Live Chat
Send via WhatsApp